News

Sebagai bangsa, kini kita telah merdeka. Hindarkan politik pecah belah layaknya penjajah memperlakukan kita ratusan tahum silam.

Friday, 16 May 2014

Kejagung Diminta Tuntaskan Kasus Trans Jakarta

JAKARTA (16 Mei): Tim Hukum Jokowi Presiden 2014 mendorong Kejaksaan Agung untuk segera menuntaskan penyidikan atas dugaan tindak pidana korupsi Pengadaan Bus Trans Jakarta dan siap bekerja sama dengan Kejaksaan Agung agar penyidikan berlangsung efektif dalam mengungkapkan kejadian yang sesungguhnya.

Penegasan tersebut termuat dalam rilis Tim Hukum Jokowi Presiden 2014 atas nama Todung Mulya Lubis dan Alexander Lay yang dikeluarkan di Jakarta, Jumat(16/5). Penegasan tersebut menanggapi pemberitaan yang berkembang dalam media cetak maupun media sosial akhir-akhir ini.   Dikemukakan pula bahwa Jokowi, keluarga maupun kerabat sama sekali tidak terlibat dalam tindak pidana korupsi pengadaan Bus Trans Jakarta tersebut. Jika keterangannya dianggap relevan, Jokowi siap memberikan
Selengkapnya...

Friday, 16 May 2014

PPP Ancam Tarik Dukungan dari Prabowo

JAKARTA (16 Mei): Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengancam akan menarik dukungan terhadap pencapresan Prabowo Subianto jika Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu tetap berpasangan dengan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa.

Penegasan tersebut dikemukakan Wakil Ketua Umum PPP Ahmad Dimyati Natakusumah di Jakarta, Jumat (16/5). Dia mengemukakan itu setelah Prabowo memberi isyarat akan berpasangan dengan Hatta Rajasa dalam Pilpres 9 Juli nanti. Sedangkan PPP menyatakan berkoalisi dengan Gerindra mendukung Prabowo.   Menurut Dimyati, keputusan PPP berkoalisi dengan Gerindra bisa dibatalkan jika pasangan Prabowo tidak sesuai dengan aspirasi kader PPP. Sejumlah kader partai kabah ini menginginkan agar
Selengkapnya...

Thursday, 15 May 2014

Golkar Ingin Bersama PDIP Usung Joko Widodo

JAKARTA (15 Mei): Partai Golkar merasa cocok dengan visi dan misi PDIP yang mengusung calon presiden Joko Widodo pada pemilihan presiden 9 Juli mendatang. Atas hal itu, Partai Golkar memantapkan pendirian akan bergabung dengan PDIP, Partai NasDem dan PKB pada pilpres dan meminta pimpinan Partai Golkar mengikuti keinginannya tersebut.

"Saya sampaikan pada pertemuan 6 mata antara saya, bu Mega, juga mbak Puan Maharani, bahwa visi dan misi mengenai pemerintahan ke depan Partai Golkar sama dengan PDIP. Oleh sebab itu, ada kecocokan antara Partai Golkar dengan PDIP, namun Partai Golkar masih menunggu keputusan dan pengesahan dari rapat pimpinan nasional Partai Golkar 18 Mei mendatang. Kalau saya memastikan koalisi artinya melanggar forum rapimnas, soalnya saya tidak punya mandat untuk memutuskan koalisi dengan
Selengkapnya...

Thursday, 15 May 2014

Pejabat segera Jadi Tersangka Urusan Haji

JAKARTA (15 Mei): Dalam beberapa minggu ke depan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan meningkatkan kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan barang dan jasa dalam penyelenggaraan haji di Kementerian Agama tahun anggaran 2012-2013. Menurut Ketua KPK Abraham Samad, KPK akan menjadikan petinggi di Indonesia sebagai tersangka kasus tersebut.

  "Petinggi di negeri ini (jadi tersangka). Pokoknya nanti satu dua minggu ke depan (akan diumumkan)," kata Abraham Samad di Jakarta, Kamis (15/5). Saat ditanya apakah petinggi itu berasal dari Kementerian Agama, Abraham Samad tidak mau menjelaskan secara transparan karena belum ada pengumuman resmi dari KPK. Dia menegaskan dengan adanya tersangka itu, maka penyidikan seputar penyelenggaraan haji menjadi semakin lengkap mulai dari panitia penyelenggaranya, cateringnya
Selengkapnya...

Thursday, 15 May 2014

Cawapres Mengarah ke Yang Tegas dan Bersih

JAKARTA (15 Mei): PDIP, Partai NasDem dan PKB sudah sepakat mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden, namun hingga kini belum diketahui siapa yang akan mendampingi Jokowi sebagai calon wakil presiden dalam Pemilu Presiden 9 Juli 2014.

Wakil Sekjen PDIP Eriko Sotarduga menyebut, semua nama yang berkembang di masyarakat yakni, Jusuf Kalla, Abraham Samad, Luhut Pandjaitan dan Mahfud MD memiliki nilai lebih, tapi tak lepas dari kekurangan.   ‘’Namun, arah yang diinginkan sudah tampak jelas. Semua bermuara pada tegas dan bersih. Ini penting sekali. Bagaimana mau jalan kalau tidak tegas dan bersih.  Jokowi bersih tak terkait ahal-hal lalu," ujar Eriko dalam diskusi 'Menimbang Cawapres Jokowi
Selengkapnya...

Thursday, 15 May 2014

KPK Restui Abraham Samad Jadi Cawapres

JAKARTA (15 Mei): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merestui ketuanya yaitu Abraham Samad dicalonkan sebagai Wakil Presiden Indonesia periode 2014-2019.

"Sudah (direstui)," kata Abraham Samad di Jakarta, Kamis (15/5). Samad mengatakan sudah menanyakan itu kepimpinan KPK lainnya serta jajaran di KPK terkait rencana pencalonannya sebagai cawapres. "Tidak (menolak). Saya sudah tanya pimpinan yang lain, tidak ada (menolak)," katanya. Menurut Samad, pimpinan KPK itu di manapun berada dan menjabat, yang penting harus membawa misi pemberantasan korupsi. Seperti M Jasin di Kementerian Agama, Haryono Umar di Kementerian
Selengkapnya...

Thursday, 15 May 2014

KPK Buru Aktor Lain Terkait Sutan Bhatoegana

JAKARTA (15 Mei): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memburu aktor lain dalam kasus terkait Ketua Komisi VII DPR Sutan Bathoegana (Partai Demokrat). KPK menetapkan Sutan Bhatoegana sebagai tersangka sejak Rabu (14/5) karena diduga menerima gratifikasi dari SKK Migas sebesar US$200 ribu.

  Ketua KPK Abraham Samad mengemukakan itu di Jakarta Kamis (15/5) saat menghadiri Rapimnas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Kamis (15/5).   "Di kasus Sutan, kita dalami karena ingin lihat aktor lain selain Sutan yang mungkin terlibat. Pada akhirnya akan ada sesuatu," tegas Abraham. Sutan ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus korupsi yang menjerat Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini. Dalam dakwaan Rudi Rubiandini jaksa
Selengkapnya...

Thursday, 15 May 2014

Ketua KPK Setuju Koruptor Dihukum Mati

JAKARTA (15 Mei): Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengatakan setuju koruptor diganjar hukuman mati. Pasalnya, kasus korupsi di Indonesia berkembang masif dan meluas.

"Koruptor wajib dihukum mati. Saya setuju itu," tegas Abraham Samad di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (15/5). Hanya saja, lanjut ketua komisi antirasyuah itu, undang-undang antikorupsi di negeri masih memberikan aturan ketat untuk hukuman mati. "Ada prasyarat, padahal di beberapa negara sudah ada hukuman mati," ujarnya. Korupsi, jelas dia, berevolusi dari yang dulunya sangat sederhana sekelas pungutan liar, kini menjadi korupsi canggih. Pelakunya pun orang-orang
Selengkapnya...

Thursday, 15 May 2014

Megawati: Masih Ada Yang Mau Bergabung

JAKARTA (15 Mei): Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengatakan saat ini masih ada satu partai yang berpikir untuk bergabung mendukung calon presiden Joko Widodo.

"Kami masih menunggu karena masih ada lagi. Yang masih berpikir mau ke kami atau mau ke sana," kata Megawati di Jakarta, Rabu (14/5), saat memberikan pidato pada deklarasi tiga partai politik mendukung Jokowi sebagai calon presiden Kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta. Ketiga partai itu PDIP, Partai nasDem dan PKB secara resmi mendukung Joko Widodo sebagai calon presiden.   Megawati mempersilakan partai itu untuk memikirkan keputusannya. "Silakan,"
Selengkapnya...

Thursday, 15 May 2014

Joko Widodo Pemimpin yang tidak Berjarak

JAKARTA (15 Mei): Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menilai calon presiden Joko Widodo adalah pemimpin yang tidak berjarak dan egaliter serta mampu mendorong partisipasi masyarakat.

"Pertanyaan mendasar yang harus dijawab bangsa ini apakah yang dibutuhkan bangsa kita? Saya berkesimpulan bahwa bangsa ini butuh pemimpin yang mampu mendorong dan menggerakkan seluruh golongan masyarakat untuk meneruskan pembangunan," ujar Muhaimin Iskandar dalam deklarasi kerja sama tiga partai pengusung Joko Widodo sebagai capres yakni P)DIP, Partai NasDem dan PKB di Kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (14/5).   Hadir dalam deklarasi tersebut Ketua
Selengkapnya...

«
<
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
>
»