News

Sebagai bangsa, kini kita telah merdeka. Hindarkan politik pecah belah layaknya penjajah memperlakukan kita ratusan tahum silam.

Monday, 1 December 2014

DPR tidak Serius Tangani Pimpinan KPK

JAKARTA (1 Desember): Masa jabatan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas tinggal sembilan hari. Namun DPR tampaknya belum juga memutuskan tetap mempertahankan Busyro atau mencari penggantinya.

Menurut pengamat hukum Asep Iwan Iriawan, DPR memang tidak serius menangani masalah pimpinan KPK tersebut. Apalagi kini ada maslah internal DPR yang ditandai adanya Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Koalisi Merah Putih (KMP) yang menguasai pimpinan DPR dan pimpinan komisi-komisi dan alat kelengkapandewan (AKD). Ketidakseriusan DPR itu, kata Asep, sekaligus untuk melemahkan KPK. Jika hingga tanggal 10 Desember, tenggar masa jabatan Busyro, belum juga ada keputusan DPR, KPK tetap bisa
Selengkapnya...

Monday, 1 December 2014

Gaji PNS Rajin dan Malas akan Beda

JAKARTA (1 Desember): Penghasilan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang selama ini cuma dibedakan atas dasar golongan tidak akan berlaku lagi. Sistem penghargaan dan sanksi (reward & punishment) segera diberlakukan. Bagi yang rajin dan berkualitas, disiapkan sejumlah penghargaan berupa bonus laiknya perusahaan swasta.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi menyebut, pembedaan dari sisi penghargaan ini untuk menyingkirkan kemalasan PNS dalam melayani warga. "Kinerja pemerintahan dilihat dari seberapa besar efisiensi tanpa kurangi produktivitas dan target hasil. Kalau perlu buat aturan, bekerja melampaui target tugasnya mendapatkan reward," kata Yuddy, seusai acara Peringatan HUT Ke-43 Korpri, di Silang Monas, Jakarta, Senin (1/12). Bentuk penghargaan
Selengkapnya...

Monday, 1 December 2014

Presiden Minta Korpri Jadi Teladan Perubahan

JAKARTA (01 Desember): Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) dapat menjadi teladan perubahan di tengah masyarakat guna mewujudkan konsep revolusi mental yang telah dicanangkan pemerintah.

"(Korpri) untuk bisa menjadi guru dan teladan bagi perubahan yang diharapkan masyarakat," kata Presiden yang menjadi pembina upacara HUT ke-43 Korpri di silang Monas, Jakarta, Senin (1/12). Presiden menginginkan Korpri dapat melaksanakan penataan birokrasi yang bersih dan kompeten sehingga mampu melayani masyarakat menuju pola pelayanan birokrasi yang semakin cepat dan semakin baik. Presiden juga menginginkan Korpri benar-benar menjaga kode etik profesi serta dapat
Selengkapnya...

Saturday, 29 November 2014

Ical Bersedia Gelar Munas Tahun 2015

JAKARTA (29 November): Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung membeberkan bahwa sudah ada titik terang menuju perdamaian antara dua kubu berselisih dalam internal Partai Golkar terkait penyelenggaraan Munas IX Partai Golkar.

"Pertemuan saya sebelumnya dengan saudara Aburizal Bakrie (Jumat,28/11) petang), saya katakan ada tanda-tanda atau titik terang untuk mencapai kesepakatan islah atau damai," kata Akbar seusai melakukan rapat tertutup dengan kubu Agung Laksono di Kantor DPP Partai Golkar di Jakarta, Jumat (28/11) malam. Akbar mengatakan tanda-tanda atau titik terang itu adalah Aburizal Bakrie atau Ical bersedia melaksanakan munas pada 2015 namun di luar bulan Januari, atau bulan yang selama ini
Selengkapnya...

Friday, 28 November 2014

Menko Polhukam Hanya Ingatkan, tidak Intervensi

JAKARTA (28 November): Menko Polhukam Tedjo Edhie Purdjiatno menegaskan apa yang disampaikannya terkait Munas Golkar adalah hal yang wajar, sama sekali bukan intervensi.

"Itulah yang salah. Saya tidak pernah intervensi, hanya mengingatkan memberitahu situasi seperti ini," kata Tedjo selepas pertemuan di Istana Bogor, Bogor, Jawa Barat, Jumat (28/11). Sebelumnya Tedjo meminta Polri untuk mempertimbangkan baik-baik izin penyelenggaraan Munas Golkar di Bali yang dijadwalkan berlangsung 30 November-3 Desember. Jangan sampai kisruh dan kekerasan yang terjadi di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat pada Selasa (25/11) terbawa ke Bali. Bali
Selengkapnya...

Friday, 28 November 2014

Jaksa Agung Bertekad Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

JAKARTA (28 November): Jaksa Agung HM Prasetyo meminta aparat kejaksaan agar mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga itu. Dia meminta seluruh aparat mengangkat kejaksaan lepas dari keterpurukan citra yang terjadi selama ini.

"Begitu besar ekspektasi masyarakat kepada hukum, di sisi lain betapa rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap kejaksaan. Ini tantangan kita harus bangkit dari keterpurukan citra ini," katanya saat melakukan presentasi di depan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla di Istana Bogor, Jumat, (28/11). Ia menyebutkan, saat ini kejaksaan masih menemui kendala dalam mengatasi berbagai persoalan hukum di berbagai daerah. Dalam penyelesaian kasus korupsi misalnya, penanganannya di
Selengkapnya...

Friday, 28 November 2014

Akbar Tandjung Mediasi Ical dan Agung

JAKARTA (28 November): Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung dikabarkan tengah melakukan mediasi antara dua kubu yang berselisih di internal Partai Golkar yakni Aburizal Bakrie (Ical) dan Agung Laksono, terkait penyelenggaraan munas.

Berdasarkan agenda Dewan Pertimbangan Partai Golkar yang diterima wartawan di Jakarta,  Akbar melakukan pertemuan dengan Ical di Wisma Bakrie pada Jumat (28/11) petang. Selanjutnya, Akbar akan menemui tokoh sepuh Golkar yang juga mantan Presiden BJ Habibie di kediaman Habibie di Kuningan, Jakarta. Setelah itu, lapor Antaranews.com, Akbar dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Agung Laksono di DPP Partai Golkar. Sejumlah wartawan dari berbagai media masih menantikan momentum
Selengkapnya...

Friday, 28 November 2014

Seluruh DPD Golkar Diperintahkan tidak Ikuti Munas Bali

JAKARTA (28 November): Tim Penyelamat Partai Golkar menginstruksikan seluruh DPD Partai Golkar untuk tidak menghadiri pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) IX Golkar di Bali pada 30 November-3 Desember 2014 yang diselenggarakan kubu Aburizal Bakrie atau Ical.

"Kami menginstruksikan DPD I dan II, ormas sayap agar tidak mengikuti munas tersebut, karena munas itu ilegal. Orang yang menyelenggarakan tidak punya status serta ilegal," kata anggota Tim Penyelamat Partai Golkar Yorrys Raweyai dalam konferensi pers, di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (28/11). Yorrys menegaskan penyelenggara Munas Bali yaitu Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dan Sekjen Idrus Marham sudah resmi dinonaktifkan dari kepengurusan partai
Selengkapnya...

Friday, 28 November 2014

Dampak Kenaikan Harga BBM Hanya Sebentar

JAKARTA (28 November): Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang dilakukan pada 18 November lalu diyakini hanya memiliki dampak negatif yang tergolong pendek.

"Saya yakin sebentar saja, rebalancing bisa dilakukan dalam tiga sampai enam bulan," ujar Direktur The Finance Research, Eko B Supriyanto, dalam diskusi bertajuk 'Mengenal Sumber-Sumber Pendanaan Perbankan' di Kantor BTPN Sinaya Denpasar, Bali, Kamis (27/11) malam. Eko juga mengemukakan keyakinan tersebut bisa terwujud dengan melakukan stimulus perubahan anggaran ke depan. Jika dalam APBN-P 2015, subsidi ditujukan kepada infrastruktur dan menimbulkan stimulus untuk
Selengkapnya...

Friday, 28 November 2014

Golkar tidak Boleh Dipimpin secara Hegemonik

JAKARTA (28 November): Politisi Golkar Nusron Wahid mengimbau semua pihak di partai itu dapat menahan diri dan menjaga agar partai kuat dan tetap demokratis.

"Sebagai alumni DPR dan masih tercatat anggota Golkar, saya mengimbau semua harus meredakan diri," kata Nusron Wahid di Istana Negara Jakarta, Kamis (27/11) sore, seusai dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Ia mengatakan Partai Golkar harus menjadi partai yang kuat dan demokratis. "Bahaya kalau partai ini dalam kondisi begini terus. Yang kedua, Golkar tidak boleh dipimpin secara
Selengkapnya...

«
<
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
>
»