News

Sebagai bangsa, kini kita telah merdeka. Hindarkan politik pecah belah layaknya penjajah memperlakukan kita ratusan tahum silam.

Monday, 26 May 2014

Suryadharma Mundur sebagai Menteri Agama

BOGOR (26 Mei): Akhirnya Suryadharma Ali mengundurkan diri dari jabatan sebagai Menteri Agama setelah KPK menetapkan dia sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyelenggaraan haji.

  Pengunduran diri Suryadharma Ali yang biasa disapa SDA itu disampaikannya kepada pertemuan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (26/5). Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi mengatakan, dalam pertemuan tersebut, Suryadharma menjelaskan duduk perkara kasusnya kepada Presiden dan Wakil Presiden. Ikut hadir Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono. "Beliau kemudian mengembalikan kepercayaan
Selengkapnya...

Monday, 26 May 2014

Suryadharma Menghadap Presiden

BOGOR (26 Mei): Menteri Agama Suryadharma Ali yang berstatus tersangka kasus penyimpangan dana haji, tiba di Istana Bogor, Senin (26/5) siang, untuk menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono guna membahas status tersangka dirinya oleh KPK.

Suryadharma Ali masuk ke dalam Istana Bogor sekitar pukul 11.45 WIB dan langsung menyalami Presiden Yudhoyono. Saat itu Presiden didampingi antara lain Wakil Presiden Boediono, Menko Kesra Agung Laksono, dan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi. Sebelumnya, Presiden diberitakan bakal segera mengambil sikap dengan mengambil sejumlah pertimbangan khusus terkait kasus yang menimpa Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA). "Tentu akan ada pertimbangan khusus dari presiden," kata
Selengkapnya...

Monday, 26 May 2014

Jokowi Tepis Berbagai Isu Miring

BANJARMASIN (26 Mei): Calon Presiden RI (Capres) Joko Widodo, menepis berbagai isu miring mengenai dirinya yang menurutnya perlu diluruskan agar masyarakat mengetahuinya.

"Salah satu isu yang harus diluruskan tersebut adalah mengenai diri saya keturunan dari Singapura," katanya di hadapan ratusan hadirin pada acara silaturahmi partai pendukung koalisi rakyat, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (25/5). Menurut Jokowi ia  merasa geli dengan isu yang dihembuskan baik melalui SMS maupun media lain tersebut, dari mana datangnya isu yang tidak benar tersebut. "Bapak saya itu asli dari desa, yakni Desa Karang Anyar sekitar 30
Selengkapnya...

Monday, 26 May 2014

Seknas Jokowi Sumbar Target 55% Suara

PADANG (26 Mei): Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi Sumatera Barat menargetkan 55% suara untuk pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) pada Pemilihan Presiden 9 Juli 2014.

"Kita pasang target yang realistis saja, paling tidak 55 persen suara untuk memenangkan Jokowi-JK," kata Presidium Seknas Jokowi Sumbar, Yogi, di Padang, Senin (26/5). Ia menjelaskan, saat ini anggota Seknas Jokowi Sumatera Barat sebanyak 175 orang dan sudah terbentuk di enam Kabupaten yaitu Padang Pariaman, Payakumbuh, Agam, Bukittinggi, Limapuluh Kota, dan Padang. "Diperkirakan jumlah anggota akan terus bertambah, sedangkan untuk pendeklarasi seknas lainya akan
Selengkapnya...

Monday, 26 May 2014

PKB Kalteng Kerahkan Kekuatan Penuh

SAMPIT (26 Mei): Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Kalimantan Tengah akan mengerahkan kekuatan untuk memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).

"Kami akan turun dengan kekuatan penuh bersama partai anggota koalisi untuk memenangkan pasangan Jokowi-JK. Kami optimistis Jokowi-JK akan memenangi pemilu presiden dan wakil presiden," Ketua DPW PKB Provinsi Kalimantan Tengah, M Asera dihubungi dari Sampit, Senin (26/5). PKB di Kalteng sudah merapatkan barisan untuk turut memperjuangkan kemenangan pasangan Jokowi-JK bersama partai pengusung Jokowi-JK yakni PDIP, Nasdem, Hanura dan PKPI. PKB Kalteng secara internal sudah
Selengkapnya...

Monday, 26 May 2014

Din Sayangkan Sikap Amien Rais

SAMARINDA (26 Mei): P)impinan Pusat Muhammadiyah menegaskan bahwa organisasi massa keagaaman tersebut secara kelembagaan tidak mendukung salah satu pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden tertentu pada Pemilu 2014 ini. Diakui, ada tokoh senior Muhammadiyah yang secara terang-terangan mendukung salah satu pasangan bakal capres-cawapres.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menegaskan hal itu di sela-sela kegiatan Tanwir Muhammadiyah di Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (25/5). Pada kesempatan tersebut, Din juga menyayangkan sikap dari salah satu tokoh Muhammadiyah, Amien Rais, yang terlalu fanatik dan ekstrem mendukung salah satu bakal capres yang ditampilkan pada perhelatan Tanwir Muhammadiyah yang diselenggarakan di Samarinda, 23-25 Mei. Menurut Din, hal itu tidak mencerminkan sikap kemuhammadiyahan.
Selengkapnya...

Monday, 26 May 2014

Suryadharma Tunjukkan Etika Politik yang Buruk

JAKARTA (26 Mei): Suryadharma Ali yang biasa disapa SDA tidak kunjung mengundurkan diri sebagai menteri agama sejak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dia tersangka kasus dugaan korupsi ratusan miliar dana haji.

Padahal, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tegas mengatakan menteri yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi harus mundur dari jabatannya. “Sebagai tokoh politik dan memimpin kementerian yang mengedepankan akhlak dan nilai moral, SDA seharusnya mundur,“ kata Koordinator Divisi Monitoring dan Analisis Anggaran ICW Firdaus Ilyas, Minggu (25/5). Menurut Firdaus, mundur dari jabatan ialah bagian dari etika politik yang harus dipegang teguh oleh pejabat publik.
Selengkapnya...

Saturday, 24 May 2014

Diupayakan Prabowo-Titiek Bersatu Lagi

JAKARTA (24 Mei): Perempuan Amanat Nasional (Puan), organisasi sayah Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan siap menyatukan kembali hubungan Prabowo Subianto dengan mantan istrinya, Siti Hediati Haryadi (Titiek Soeharto), demi kepentingan bangsa

“Kami sebagai organisasi sayap PAN pendukung Prabowo-Hatta siap menyatukan kembali hubung an silahturahim antara Pak Prabowo dan Bu Titiek. Kan tidak ada salahnya,“ kata Erwina Yunarti, Ketua Umum DPP Puan di Jakarta, Jumat (23/5). Pernyataan Erwina itu menyikapi adanya pertanyaan terkait ibu negara pendamping Prabowo, jika mantan Danjen Kopassus itu kelak terpilih menjadi Presiden. Erwina tidak spesifik menjawab upaya menyatukan itu untuk membuat Prabowo dan Titiek rujuk
Selengkapnya...

Saturday, 24 May 2014

Golkar Daerah Beralih Dukung Jokowi-JK

JAKARTA (24 Mei): Perintah Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie agar kader dan simpatisan Golkar mendukung Prabowo Subianto- Hatta Rajasa mulai menuai resistensi di daerah. Kader dan simpatisan Golkar di daerah malah mengambil keputusan untuk memilih pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Golkar Bali Dewa Ayu Putu Sri Wigunawati menjelaskan, sudah banyak tokoh muda Golkar Bali yang sadar, tahu, dan mau berbalik arah mendukung Jokowi-JK. “Di Bali sangat serius. Setiap hari mereka terus menyampaikan kepada saya jika mereka ingin mengalihkan dukungan ke Jokowi-JK. Jumlahnya semakin banyak. Saya tidak mau menyebutkan angkanya. Namun, ini sangat serius karena mereka tidak sekadar mendukung Jokowi-JK, tetapi akan turun ke akar rumput
Selengkapnya...

Friday, 23 May 2014

Koalisi Prabowo Sarat Masalah

JAKARTA (23 Mei): Pengamat politik yang juga aktivis menilai koalisi yang digalang calon presiden (capres) Prabowo Subianto cacat secara etika dan moral. Pasalnya, dalam koalisi tersebut bercokol elite politik yang terseret oleh kasus korupsi di Komisi Pemberantasan Korupsi dan sejumlah masalah lainnya.

Hal itu diutarakan pegiat Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi Muhammad Fadjroel Rachman di Jakarta, Kamis (22/5).   Ia mencontohkan beberapa petinggi partai anggota koalisi pendukung Prabowo yang tersebut dalam kasus korupsi, yaitu Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban yang disebut dalam dakwaan jaksa KPK telah menerima suap dari terdakwa kasus korupsi pengadaan Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) Anggoro Widjojo kala menjabat menteri
Selengkapnya...

«
<
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
>
»