News

Sebagai bangsa, kini kita telah merdeka. Hindarkan politik pecah belah layaknya penjajah memperlakukan kita ratusan tahum silam.

Tuesday, 29 April 2014

Cawapres Pendamping Jokowi Diumumkan 9 Mei

JAKARTA (29 April): Figur calon wakil presiden (cawapres) pendamping capres Joko Widodo pada Pemilu Presiden 9 Juli masih menjadi misteri. Namun, hal itu akan terungkap pada 9 Mei 2014. Sekjen PDI-P Tjahjo Kumolo memastikan itu.

"Penyampaian cawapresnya 9 atau 10 Mei nanti," kata Tjahjo seusai pertemuan tertutup dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di kantor DPP Partai Nasdem, Jalan Gondangdia Lama, Jakarta Pusat, Selasa (29/4)   Tjahjo mengungkapkan, meski PDI-P telah mengantongi beberapa nama pendamping Jokowi, pihaknya masih menunggu partai politik lain yang sekiranya ingin merapatkan barisan untuk ikut berembuk menentukan cawapres Jokowi.   "Biarlah nanti Bu Mega, Pak Surya dan Pak Jokowi
Selengkapnya...

Tuesday, 29 April 2014

Koalisi untuk Mengembalikan Khitah Politik

POLITIK yang mengedepankan kepentingan yang lebih besar ketimbang kepentingan yang sempit semakin langka dalam dialektika kehidupan politik kita dari waktu ke waktu. Demikian tulis Willy Aditya Wakil Sekjen Bidang Organisasi dan Keanggotaan Partai NasDem dalam Media Indonesia edisi Selasa, 29 April 2014. Berikut lengkapnya:

   ‘’ADAM, ini bukan soal Sjahrir, Tan Malaka, Hatta, atau Soekarno. Ini persoalan Republik. Ini persoalan geopolitik dan geostrategi menyelamatkan kemerdekaan Indonesia. Kita harus mampu mendayung dengan selamat dari hempasan ombak di antara kedua buah karang Blok Timur dan Blok Barat, dari pihak Sekutu pemenang Perang Dunia II. Ingat yang mendapatkan wewenang Sekutu untuk melucuti bala tentara Jepang di Indonesia ini adalah Blok Barat, dan itu adalah Amerika
Selengkapnya...

Tuesday, 29 April 2014

Ical-Prabowo Jajaki Koalisi

JAKARTA (29 April): Partai politik kian gencar melakukan komunikasi politik dalam rangka mencari sahabat koalisi. Selasa (29/4) siang Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) menerima kedatangan calon presiden (capres) Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya.

Prabowo yang tiba di rumah capres Partai Golkar itu sekitar pukul 12.40 WIB didamping Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. Sedangkan Ical didampingi Sekjen Golkar Idrus Marham.   Menurut Aburizal Bakrie yang bisa disapa Ical, kedatangan Prabowo merupakan silahturahmi sebagai sesama politisi. "Intinya silahturahmi saja. Saya kan kenal Pak Prabowo bukan setahun dua tahun saja. Karena dia lebih muda jadi dia yang datang ke sini," kata Ical di kediamannya di
Selengkapnya...

Tuesday, 29 April 2014

Demokrat Enggan Berkoalisi dengan PKS

JAKARTA (29 April): Partai Demokrat menegaskan enggan menjalin koalisi dengan PKS dalam pilpres mendatang. Demokrat tidak mau mengulang pengalaman bekerja sama dengan PKS dalam setgab koalisi dalam lima tahun terakhir.

  Menurut Ketua Harian Partai Demokrat Syarief Hasan di Jakarta, Selasa (29/4), masyarakat dapat menilai PKS sebagai anggota setgab koalisi tidak loyal mendukung Pemerintahan SBY-Boediono. Dengan demikian Demokrat tidak masalah jika PKS menjalin koalisi dengan partai lain. Syarief masih optimistis partainya mampu menggalang mitra koalisi sebelum pendaftaran pasangan capres-cawapres meski partai lain telah intens menjalin komunikasi. Menurut dia, Demokrat masih mencermati
Selengkapnya...

Monday, 28 April 2014

NasDem Nilai Kecurangan Pemilu di Riau Masif

PEKANBARU (28 April): Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Riau melaporkan pelanggaran Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 berlangsung terstruktur dan masif.

NasDem menemukan dugaan penggelembungan ribuan suara di lima kabupaten/kota dari 12 Kabupaten/kota di Riau. Kelima daerah itu yakni Pekanbaru, Rokan Hulu, Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Kampar. "Kasus kecurangan Pemilu ini bukan saja merugikan NasDem tapi juga lintas partai," kata Ketua DPW Partai NasDem Riau, Iskandar Hoesin di Pekanbaru, Senin (28/4). Iskandar mencontohkan, berdasarkan temuan di Kota Pekanbaru kasus kecurangan merugikan NasDem terjadi merata di 12
Selengkapnya...

Monday, 28 April 2014

Partai NasDem Dapat Simpatik Uni Eropa

JAKARTA (28 April): Gagasan restorasi Partai NasDem menjadi dasar perolehan suara yang signifikan pada pemilihan legislatif. Hal itu menjadi magnet masyarakat Uni Eropa lebih memperhatikan dan berharap besar kepada Partai NasDem selain berharap Partai NasDem mendukung pemerintahan yang menjaga kemajemukan Indonesia.

"Kunjungan Duta Besar Uni Eropa merupakan penghormatan dan pemberian ucapan selamat saja kepada Partai NasDem. Mereka banyak ingin tahu mengenai perolehan impresif Partai NasDem sebagai partai baru," jelas Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh seusai pertemuan dengan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Olof Skoog di Kantor DPP Partai NasDem, Jakarta, Senin (28/4).   Surya mengatakan, dalam pertemuan tersebut diperbincangkan gagasan restorasi karena hal itu dipandang
Selengkapnya...

Monday, 28 April 2014

Transaksi Politik di Pemilu Tanggung Jawab Bersama

JAKARTA (28 April): Proses Pemilihan Umum (Pemilu) anggota legislatif masih jauh dari harapan perubahan, terbukti semakin tinggi tingkat transaksional politik yang terjadi.

"Tingginya transaksi politik pada pemilihan legislatif kali ini tidak bisa dibantah. Semua tempat, semua partai politik, semua lembaga terkait terlibat didalamnya. Kemudian hal itu tidak bisa menjadi tanggung jawab satu pihak saja," jelas Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh seusai menerima Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Senin (28/4) di Kantor DPP Partai NasDem Jakarta. Ia mengatakan, perlu disadari bersama mengenai fenomena transaksional yang telah terjadi pada pileg.
Selengkapnya...

Monday, 28 April 2014

NasDem Kumpulkan Bukti Kecurangan di DIY

YOGYAKARTA (28 April): Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Badan Advokasi Hukum (Bahu) Partai NasDem DIY mengumpulkan bukti-bukti kesalahan prosedur maupun hasil saat penghitungan suara di wilayah DIY.

Ketua DPW Bahu NasDem DIY Amin Zakaria di Yogyakarta, Senin (28/4) mengatakan hal itu sebagai tindak lanjut dari aksi protes para saksi Partai NasDem dengan tidak bersedia menandatangani berita acara rekapitulasi suara KPU DIY beberapa waktu lalu. Sikap para saksi tersebut direspons Badan Advokasi Hukum Partai NasDem DIY karena adanya indikasi terjadi beberapa kejanggalan dalam proses penghitungan suara baik di tingkat TPS, PPS maupun PPK hingga ke KPU kota/kabupaten. Saksi NasDem
Selengkapnya...

Monday, 28 April 2014

NasDem Nilai Pemilu 2014 Lebih Brutal

JAKARTA (28 April): Partai NasDem terpanggil memperbaiki proses pemilu legislatif yang dinilai lebih brutal dan transaksional, karena fenomena itu sangat bertentangan dengan agenda restorasi Partai NasDem yang mengharapkan proses pemilu lebih bersih dan jujur.

  "Setelah mengamati, menganalisis dan mempelajari proses pemilu legislatif (pileg) dan rekapitulasi di beberapa daerah, Partai NasDem menilai pileg saat ini terindikasi persoalan serius. Pileg bernuansa pelanggaran berat seperti penggelembungan suara, pencurian suara dan keberpihakan penyelenggara pemilu," jelas Ketua Bidang Politik dan Pemerintahan DPP Partai NasDem, Akbar Faisal pada jumpa pers, di Jakarta, Senin (28/4). Akbar mengatakan, pemilihan wakil rakyat pada
Selengkapnya...

Monday, 28 April 2014

Penetapan Rekap Suara Bengkulu Ditunda

JAKARTA (28 April): Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merekomendasikan agar penetapan rekapitulasi penghitungan perolehan suara Provinsi Bengkulu ditunda. Hal ini sebab, ada serangkaian perbedaan data yang disajikan oleh KPU Bengkulu.

"Suara sah DPD (Dewan Perwakilan Daerah) 895.608, tetapi suara sah  DPR-nya 904.657. Ada selisih sembilan ribu suara," ujar anggota Bawaslu, Nasrullah, di sela-sela rapat pleno, di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/4). Nasrullah menjelaskan, KPU Bengkulu mengaku kesalahan itu akibat petugas di Bengkulu Utara yang salah dalam mengetik soal jumlah suara sah itu. Namun, bukan hanya kejanggalan itu yang ditemukan. "Problem lain di daftar
Selengkapnya...

«
<
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
>
»