News

Sebagai bangsa, kini kita telah merdeka. Hindarkan politik pecah belah layaknya penjajah memperlakukan kita ratusan tahum silam.

Monday, 3 February 2014

Khofifah Minta Mendagri tidak Lantik Gubernur Jatim

JAKARTA (3 Februari): Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa-Herman Suryadi Sumawiredja meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi membatalkan pelantikan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) terpilih Soekarwo-Saifullah Yusuf yanhg dijadwalkan pada 12 Februari 2014.

"Kami ke sini untuk menemui Mendagri guna menjelaskan permohonan klien kami (Khofifah-Herman) untuk tidak melantik pasangan Soekarwo-Saifullah," kata Romulo HSA Silaen, Kuasa Hukum Khofifah, di Jakarta, Senin (3/2). Menurut Romulo, permohonan pembatalan pelantikan ini karena ada pernyataan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar bahwa dalam putusan panel hakim MK yang dimenangkan adalah Khofifah-Herman. "Ini karena ada statement dari Pak Akil bahwa dalam putusan
Selengkapnya...

Monday, 3 February 2014

Caleg NasDem Perhatikan Anak Korban Bom Bali

KUTA (3 Februari): Calon anggota legislatif (caleg) DPRD Badung, Bali, Insyaf Iatul Faridah membagi-bagikan bingkisan kepada anak yatim dan warga miskin termasuk korban bom Bali.

Bagi-bagi bingkisan tersebut disambut antusias warga. Salah seorang warga korban bom Bali mengatakan sangat gembira karena selama ini bantuan dari pemerintah sudah tidak ada lagi. Antusiasme warga yang datang ternyata berlipat ganda. Dari 50 anak yatim dan fakir miskin yang diundang ternyata yang datang mencapai 300 orang lebih. Selain anak yatim dan fakir miskin, warga yang datang juga simpatisan Faridah, caleg wanita yang sangat dikenal warga karena suka membantu di
Selengkapnya...

Monday, 3 February 2014

NasDem Tarakan Protes Jadwal Kampanye

TARAKAN (3 Februari): Rapat koordinasi jadwal kampanye Pemilu 2014 antara Komisi Pemilihan Umum Daerah Tarakan, Kalimantan Utara dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan partai politik peserta pemilu dihujani interupsi parpol peserta pemilu.

Gencarnya interupsi itu karena dalam jadwal yang dibuat KPUD Tarakan ada beberapa partai politik yang hanya mendapatkan satu kali kampanye dalam satu daerah pemilihan (dapil) termasuk Partai NasDem. Rapat yang digelar di ruang Imbaya Pemkot Tarakan pada Senin (3/2) itu berlangsung alot. Para pengurus partai menilai jadwal kampanye yang ditetapkan oleh KPUD Tarakan sangat merugikan parpol yang hanya mendapatkan satu kali kampanye dalam satu dapil sementara ada beberapa parpol yang
Selengkapnya...

Monday, 3 February 2014

Dana Saksi Parpol Legalkan Korupsi APBN

JAKARTA (3 Februari): Koalisi Untuk Akuntabilitas Keuangan Negara melaporkan anggaran dana saksi partai politik ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga merupakan kebijakan koruptif yang dengan sengaja melanggar peraturan perundang-undangan.

Lembaga swadaya masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Untuk Akuntabilitas KeuanganNegara di antaranya Indonesia Budget Center (IBC), Transparency International Indonesia  (TII), Indonesia Corruption Watch (ICW), Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima), dan Komite Pemilih Indonesia (Tepi). Menurut peneliti IBC, Roy Salam, proses penganggaran dana itu tidak jelas pengusulnya, proposalnya seperti apa, dan bagaimana teknis pelaksanan serta pertanggungjawabannya. Dana saksi parpol itu
Selengkapnya...

Monday, 3 February 2014

KPK Khawatirkan Dana Saksi

JAKARTA (3 Februari): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) khawatir jika dana saksi pemilu yang diambil dari APBN tidak direncanakan matang tidak menutup kemungkinan dalam pelaksanaan akan banyak menimbulkan kecacatan.

"Pembiayaan yang tidak terencana dengan baik, dalam pelaksanaannya atau pengelolaannya bisa juga banyak masalah," ujar Wakil Ketua KPK Zulkarnain melalui pesan singkat kepada Metrotvnews.com, Senin (3/2). Menurut Zulkarnain, masalah tersebut bisa datang dari kesiapan pengelola, petunjuk operasional, calon saksi hingga pengawasan. Ia khawatir tanpa persiapan yang matang potensi penyimpangan semakin besar.   Senada dengan Zulkarnain, Wakil Ketua KPK lainnya, Busyro
Selengkapnya...

Monday, 3 February 2014

Bawaslu Didemo Terkait Dana Saksi

JAKARTA (3 Februari): Puluhan orang yang tergabung dalam Koalisi Calon DPD RI Anti-Diksriminasi Penyelenggara Pemilu berdemonstrasi di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jakarta, Senin (3/2).

Mereka menolak pemberian dana saksi parpol dan menganggap Bawaslu telah melenceng dari tugas pokok dan fungsinya sebagai pengawas penyelenggaraan pemilu. "Penyediaan dana saksi parpol di TPS yang difasilitasi Bawaslu telah keluar dari asas pemilu yang efektif dan efisien," ujar calon anggota DPD daerah pemilihan DKI Jakarta Ramdansyah pada demo itu. Penyelenggaraan pemilu yang bersifat efektif dan efisien, katanya, sebenarnya mengarah kepada pemilu yang berbiaya murah dan
Selengkapnya...

Monday, 3 February 2014

Indonesia tidak Butuh Pemimpin Haus Jabatan

GRESIK (3 Februari): Bangsa Indonesia masih membutuhkan pemimpin yang mampu mengatasi keterpurukan yang terjadi saat ini dan bukan pemimpin yang haus akan jabatan dan kekuasaan. Hal itu dikatakan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

Menurut Surya Paloh, lemahnya kepemimpinan dan pemerintahan Indonesia saat ini sebagai penyebab terjadinya multikrisis.   Menurut dia, seorang pemimpin yang dibutuhkan oleh bangsa ini adalah pemimpin yang harus bisa memberikan keteladanan karena kondisi masyarakat Indonesia masih dalam konteks budaya berpikir paternalistik. "Maka beruntunglah negeri ini jika pemimpinnya mampu memberikan keteladanan yang baik, dan betapa ruginya jika memberikan contoh yang tidak baik,"
Selengkapnya...

Monday, 3 February 2014

NasDem Desak Segera Cairkan Dana Pengamanan

JAKARTA (3 Februari): Partai NasDem meminta pemerintah segera mencairkan dana pengamanan Pemilu 2014 karena anggaran tersebut dinilai lebih penting ketimbang dana saksi partai politik, yang saat ini masih menjadi polemik.

“Harus segera direalisasikan karena pengamanan itu bukan hanya dihari H. Pengamanan sudah mulai dilakukan sejak masa kampanye yang tinggal menghitung hari,“ ujar Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem Ferry Mursyidan Baldan, Minggu (2/2). Ia berharap agar jangan sampai anggaran yang sudah jelas peruntukannya itu justru dialihkan untuk meloloskan dana saksi parpol. Hingga saat ini pemerintah baru menggelontorkan anggaran pengamanan pemilu sebesar Rp1 triliun,
Selengkapnya...

Monday, 3 February 2014

NasDem Minta Teladani Tiga Tokoh Jatim

SURABAYA (3 Februari): Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengajak warga Tionghoa untuk meneladani tiga tokoh nasional. Mereka ialah HOS Cokroaminoto, Bung Karno, dan Gus Dur.

Alasannya, kata Surya, mereka ialah penggerak perubahan di Indonesia yang sudah bisa dirasakan oleh semua kalangan. “Mereka berasal dari Jawa Timur, merekalah penggerak perubahan di Indonesia, yang sekarang bisa dirasakan oleh semua warga Indonesia,“ kata Surya di hadapan warga Tionghoa yang menghadiri seminar kebangsaan di Surabaya, Minggu (2/2). Menurut dia, seharusnya pemimpin di Indonesia juga melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan tiga tokoh bangsa itu yakni mau
Selengkapnya...

Sunday, 2 February 2014

Capres Konvensi Demokrat tidak Populer

JAKARTA (2 Februari): Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menyebutkan calon presiden (capres) hasil Konvensi Partai Demokrat masih kurang populer dan lemah elektabilitasnya. Capres konvensi hanya mendapatkan dukungan di bawah 5%.

"Kandidat capres konvensi tak populer dan lemah elektabilitasnya. Para capres Demokrat hanya memperoleh dukungan di bawah lima persen jika disandingkan dengan capres partai lain," kata peneliti LSI, Adjie Alfaraby, di Kantor LSI, Jakarta, Minggu (2/2). Elektabilitas capres konvensi Partai Demokrat menurut survei LSI masih terpaut rendah. Dahlan Iskan 2,5%, Pramono Edy Wibowo (2,1%), Marzuki Ali (2,0%). Sementara, capres lainnya, seperti Gita Wirjawan, Irman Gusman, Anies
Selengkapnya...

«
<
114
115
116
117
118
119
120
121
122
123
124
>
»