• “Jika menang, Partai NasDem akan menciptakan 10.000.000 lapangan kerja baru untuk kurun waktu lima tahun.”
  • “Saatnya retorasi Indonesia digulirkan bersama NasDem untuk menjadikan hari esok jauh lebih baik daripada hari ini.”
  • “Jika menang, Partai NasDem akan menciptakan 10.000.000 lapangan kerja baru untuk kurun waktu lima tahun.”
  • “Jika menang, Partai NasDem akan menciptakan 10.000.000 lapangan kerja baru untuk kurun waktu lima tahun.”
  • “Saatnya retorasi Indonesia digulirkan bersama NasDem untuk menjadikan hari esok jauh lebih baik daripada hari ini.”
RESTORASI INDONESIA
AYO BERGABUNG!

Berikanlah tiga semangat perubahanmu untuk restorasi Indonesia yang lebih baik lagi, bersama Partai NasDem.

TOPIK UTAMA

PPP Ubah Arah Koalisi tak Harus Lewat Muktamar

JAKARTA (1 September): Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyerukan agar DPP PPP segera memikirkan pelaksanaan muktamar sebelum terbentuknya pemerintahan baru Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Hal itu dikatakan Ketua DPW PPP Sumatera Utara Fadly Nurzal ketika dihubungi Media Indonesia , Senin (1/9). Menurut dia, Muktamar PPP harus dilaksanakan seusai proses Pemilu Presiden 2014 yakni keputusan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP di Bogor April 2014. "Hasil dari Mukernas di Bogor mengamanatkan pelaksanaan muktamar sebulan setelah pelaksanaan pilpres. Artinya setelah ada putusan Mahkamah Konstitusi 21 Agustus lalu, maka pelaksanaan muktamar pada 22 September ini,"
Selengkapnya...

Terkini
Monday, 1 September 2014

Jokowi-JK Harus Perkuat Sistem Presidensial

AKARTA (1 September): Presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla diminta menjalankan sistem pemerintahan presidensial yang kuat dalam melaksanakan program kerja untuk mensejahterakan rakyat.

  Ketua Badan Pemenangan Pemilu Ketua Bappilu Partai NasDem Ferry Mursyidan Baldan mengatakan, untuk penguatan sistem presidensial diperlukan check and balances atau saling mengawasi antara pemerintah dan DPR. "Dengan demikian agar kekuasaan presiden bisa terkontrol dan tidak semena-mena. Dan parlemen juga jangan bermaksud menghambat," kata Ferry dalam diskusi "Sistem Presidensial Dalam Teori dan Praktek," di kompleks Gedung Parlemen, Jakarta, Senin
Selengkapnya...

Lainnya:
Monday, 1 September 2014

Magsaysay Award untuk Butet 'sokola rimba' Manurung

Saur Marlina Manurung atau yang dikenal dengan Butet Manurung,  Minggu 31 Agustus 2014 menerima penghargaan Ramon Magsaysay di Filipina. Penghargaan yang dilangsungkan di Gedung Cultural Centre Manila itu dihadiri Presiden Filipina Benigno Aquino III yang menjadi tamu
Selengkapnya...

Lainnya:
Thursday, 13 June 2013